tombol

Rabu, 17 April 2013

DINAMIKA PENGAWAS UN 2013


Pengawasan pelaksanaan UN adalah hal biasa untuk dunia pendidikan. Karena seringnya melakukan pengawasan diharapkan setiap mengawasinya berjalan lancer dan sukses. Tetapi pada kenyataan pada pelaksanaan hari  I(pertama) sering dijumpai kesalahan di sana sini hampir di semua SMA. Mengapa terjadi seperti itu ?
  1.  Setiap tahun adanya POS (Prosedure Operasional Standar) yang selalu berbeda
  2. Sebagian SMA selalu memiliki persepsi yang jaga UN harus PNS yang ber-NIP untuk SMA Negeri ? Jadi GTT atau guru wiyata bakti tidak boleh jaga ? Bagaimana SMA Swasta ?
  3. Karena adanya aturan On Off pengawas. Artinya pengawas yang mengampu pada mapel  yang di-ujikan dalam hari itu maka tidak perlu jadi pengawas pada saat itu, sedangkan untuk mapel yang lain menjadi pengawas. 
  4.  Aturan On Off menjadi GTT/guru wiyata bakti di SMA Negeri jadi pengawas UN sehingga menjadikan pengalaman pertama bagi mereka.
  5.  Pengawas UN bagi guru rutin jadi pengawas, kadang kala merehkan atau tidak baca POS sehingga ada kesalahan
  6.  POS yang tidak dijelaskan secara tehnis menjadikan guru/pengawas mudah melakukan kesalahan.
Solusi :
  1. Lakukan koordinasi untuk masing-masing sekolah dalam menjabarkan POS
  2. Lakukan koordinasi sebelum masuk ke ruang ujian untuk meminimalkan masalah
  3. Pengalaman masa silam (tahun sebelumnya) menjadikan sejarah saja tetapi jangan di terapkan secara penuh (100%) mengingat setiap tahun, POS selalu berubah.
  4. Segera informasikan jika menemukan kejanggalan baik pada naskah soal maupun LJUN secara menyeluruh di satu sekolah maupun sekolah lain.

Tidak ada komentar:

Komentar facebook